SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI ,JADIKAN BLOG INI SEBAGAI

ANDAKAH YANG KAMI CARI..???


SEBUAH USAHA KONVENSIONAL YANG SUDAH BERPENGALAMAN SELAMA 6 TAHUN DAN  SUDAH MEMILILKI BEBERAPA MITRA SERTA PROFITNYA TIAP HARI ,JUGA DI SUPPORT DENGAN SISTEM YANG LUAR BIASA SEHINGGA MAMPU MEMBUAT PARA MITRA MERASAKAN KEUNTUNGAN DARI USAHA INI,
UNTUK ITU KAMI MENGAJAK ANDA UNTUK MENJADI BAGIAN DARI USAHA INI,SEHINGGA ANDA AKAN TAHU KEUNTUNGAN DARI USAHA INI..

TIPE ROMBONG DENGAN INVESTASI 
HANYA 7,5 jt
Dengan Fasilitas sebagai berikut ;
-1 unit booth /rombong(seperti pada gambar mitra)  Komplit dengan peralatanya
-Training untuk karyawan
-Training pelatihan pembuatan
-Manual book Sesuai SOP
-Konsultasi bisnis Gratis

SELAIN DAPAT PENGHASILAN TIAP HARI...ANDA JUGA BISA DAPATKAN INCOME 5jt -10 jt/BULAN DARI SISTEM MITRA GET MITRA

Program Mitra get Mitra sengaja kami tawarkan untuk menambah income para Mitra. Dengan Fee sebesar 10% dari nilai transaksi KEMITRAAN dan 5% jika Refferal anda mendapatkan mitra baru. Yaitu dengan cara merekomendasikan bisnis ini ke siapa saja yang ingin memulai usaha sendiri dan mandiri. Untuk hal tersebut kami bekali dengan brosur sebanyak 1000 lembar, yang mana brosur tersebut langsung tertulis nama, alamat dan kontak person MITRA. Hal ini agar calon mitra akan langsung menghubungi MITRA yang bersangkutan, tidak langsung kepusat.
Juga Nikmati Komisi dari nilai total belanja anda tiap bulan hingga 3% untuk menanmbah pasive income anda /perbulan



SO..TUNGGU APALAGI..GO ACTION NOW..!!!!!!!

INFO LENGKAP SILAHKAN


JANGAN REMEHKAN UNTUNG KECIL JIKA INGIN UNTUNG BESAR



Sabtu siang minggu lalu saya didatangi oleh beberapa kawan “seperjuangan”. Kebetulan salah satunya sedang memulai usaha baru. Kami terlibat sebuah pembicaraan yang cukup menarik.
Sampai akhirnya saya bertanya kepada salah satu dari kawan saya tersebut tentang berapa keuntungan usaha yang dia dapat dari hasil penjualan salah satu produknya.
Dia menjawab, “Wah, kalau untuk produk yang itu kecil mas. Keuntungan usahanya cuman 10 ribu per item. Kompetitor saya yang sudah lama berjalan saja cuman dapet 20 ribu. Kejarnya harus kuantiti dari hasil penjualan mas.”
“Diambil nggak orderannya?”, tanya saya. Dia jawab, “Banyak sih yang telpon mas. Tapi nggak saya ambil.” Waduh, ini bisa jadi masalah, pikir saya. Kenapa bisa jadi masalah? Pertama, jangan selalu memandang bisnis itu identik dengan uang atau keuntungan usaha yang besar.
Jika itu satu-satunya alasan anda menjalankan sebuah bisnis, kemungkinan besar anda tidak akan behasil. Mengapa? Karena hampir bisa dipastikan, bulan-bulan atau tahun-tahun pertama anda memulai usaha, anda akan lebih banyak mengeluarkan uang.
Kedua, dengan kondisi teman saya yang masih “terlalu dini” dalam bisnis barunya, order dengan jumlah keuntungan usaha yang kecil tadi bisa ia jadikan buat pengalaman atau curiculum vitae.

Saya selalu menyarankan bahwa suatu perjalanan dimulai dengan sebuah langkah, dan mulailah dengan langkah yang kecil. Keuntungan usaha itu tidak hanya berupa materi, tapi bisa juga non materi seperti pengalaman, pengetahuan bahkan kepuasan pribadi.
Ketiga, anda harus tahu bahwa salah satu kebiasaan dari smart konsumen adalah “tidak membeli dalam jumlah besar” di awal pembelian. Mereka cenderung melakukan pembelian coba-coba. Justru dengan menolak konsumen yang kecil tadi, ia telah kehilangan “database” konsumen. Jangan pernah remehkan setiap hasil penjualan anda, walaupun kecil.
Nah, database pelanggan inilah yang anda butuhkan. Memang pada awalnya, keuntungan usaha anda sedikit, seperti contoh kasus diatas. Tapi setelah itu, anda bisa menggunakan 2 cara untuk meningkatkan keuntungan usaha anda. Caranya dengan :

1. Up Sell
Anda menawarkan versi produk atau jasa anda yang lebih. Contohnya, misalkan anda menjual mesin penetas telur kapasitas kecil. Anggap keuntungan usahanya hanya 10 ribu rupiah lah, persis seperti kasus teman saya diatas. Setelah si konsumen tadi membeli mesin anda, dia pasti merasakan manfaat produk anda kan?
Beberapa bulan kemudian, berikan penawaran menarik kembali dengan versi yang lebih tinggi. Anda bisa bilang, “Pak, ini ada mesin penetas telur yang kapasitasnya lebih banyak lho. Lebih ngirit listriknya. Kapasitasnya juga lebih banyak. Kalau dihitung-hitung, jatuhnya harga lebih murah pak.” Coba kalau anda tidak menerima order yang kecil tadi. Bisa berabe kan?

2. Cross Sell
Anda menawarkan lebih dari yang konsumen cari. Siapa dari anda yang pernah makan di restoran cepat saji seperti McDonald’s, KFC atau Texas Chicken? Ketiga usaha waralaba tersebut punya jurus andalan, yaitu cross sell, menawarkan produk lain setelah konsumen membeli produk tertentu.
Anda ingin tahu seperti apa contoh cross sell mereka? Begini, jika anda hanya membeli ayam goreng saja, dengan sigap pelayannya akan menawari anda “Kentangnya pak?”. Kemudian dia menawarkan lagi “Es krimnya nggak sekalian pak?” Kemudian anda ditawari lagi “Supnya pak? Hangat lho…”.
Dan hebatnya, menurut hasil survei pasar dari pak Tung Desem Waringin, presentase keberhasilan teknik penawaran seperti ini mencapai 70 hingga 80%. Dan biaya yang harus anda keluarkan, GRATIS! Lha kalau anda ikut-ikutan menolak hasil penjualan yang kecil tadi, berapa lagi omset tambahan yang harus anda lepas karena anda tidak mengambil order yang kecil tadi?

Poinnya adalah, jangan pernah anda meremehkan konsumen yang membeli sedikit atau keuntungan usaha yang anda dapat kecil. Yang penting anda sudah tahu caranya memperbesar pembelian konsumen dari hasi penjualan anda.
Sekarang, masihkah anda mau menyepelekan pembelian yang sedikit atau order dengan keuntungan usaha yang sekilas terlihat mepet?

9 Strategi Jitu Memulai Usaha Dengan modal Minim

Jika keinginan Kita untuk berwirausaha sudah tak tertahankan lagi, sabar dulu. Kita harus cermat dan akurat dalam memulai usaha. Jangan sampai nafsu besar; eh, trnyata persiapan kurang matang, Akhirnya kita yang kelabakan.Akan tetapi juga jangan terlalu akurat menghitungnya,Ntar nggak jadi buka deh Usahanya,hehehe Nah, berikut ini ada 9 Strategi jitu utk memulai dan membuka usaha:
 
 1. Mindset Pengusaha

 Jika kita mau memulai usaha yang pertama kita tanamkan dalam diri kita adalah tentang mindset kita,kita harus mempunyai keyakinan diri bahwa dengan kita menjadi pengusaha kita akan sukses.walaupun banyak rintangan /proses yang harus kita hadapi,kita harus tetap yakin klo kita akan sukses
"SEMBILAN DARI SEPULUH PINTU REZEKI TERLETAK PADA PERNIAGAAN/USAHA"
 
 2. Memiliki GOL (Visi dan Misi)yang Jelas
 Kita harus mengetahui visi dan misi dalam berbisnis. Visi dan misi itu bisa menjadi panduan kita untuk melangkah. Seringkali suatu usaha saat mulai berkembang mengalami kegagalan karena organisasi tsb tidak memfokuskan diri kpd peningkatan kemajuan bisnis awal, tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain. kita sabar saja, fokuskan pada satu bisnis dulu; baru kemudian jika Kita sudah sukses silahkan mau jungkir-balik bisnis apa saja OK.
  
 3. Mulai menghitung
 Sebagai calon pengusaha kita harus berpikiran strategis dan ‘simpel’. Bicara soal bisnis, sederhana saja. Sbg contoh Sampeyan berbisnis minuman mineral. Sampeyan tinggal membeli sebotol minuman mineral seharga Rp 100 dan menjualnya kembali dengan harga Rp 1500 shg diperoleh keuntungan Rp 500 dan jangan sampai menjual dg harga yg lebih rendah krn akan rugi. Ya, dg menjual sebotol minuman mineral dan memperoleh keuntungan Rp 500, kita sudah menjadi pebisnis. Tinggal dikalikan dan ditingkatkan kuantitas dan kualitas-nya.  Intinya sederhana, target kita adalah memperoleh laba, niscaya bisnis kita akan makin moncer.Ndak usah terlalu Rumit ntar nggak jadi buka,yang penting action dulu.Ok
 
 4. Jangan Takut PerModal-an
 Modal acapkali dikeluhkan oleh para calon pengusaha. Mereka gusar krn kesulitan modal. kita tentu tak perlu risau. Modal berkait erat dg seberapa besar usaha yg akan kita jalankan. Dg modal sekitar 1-10 jutaan yg dapat kita  rogoh dr tabungan sendiri kita sudah bisa ‘lenggang-kangkung’ jadi pengusaha. Jadi jangan takut kesulitan modal, dg modal cekak pun kita masih dapat membuka usaha.
 Jika kita masih kesulitan, kita bisa menggandeng saudara atau bahkan kawan. Selain lebih mudah dalam menjalankan usaha, Sampeyan tidak disibukkan dg berbagai tagihan layaknya berhutang di bank. Akan tetapi jika kita brtekad ingin mmbuka usaha yg lebih besar, meminjam di bank bukan hal tabu,Malah lebih enak pinjam ke bank daripada ke saudara / kawan (menurut saya) ya..tinggal kita  mengatur usaha kita lebih pesat lagi, tentu laba yg bakal dikeruk pun semakin “uhui..”.  Jadi Sampeyan masih bisa eksis dan membayar kredit di bank.
 
 5. Mencari Tempat Strategis
 Urusan tempat memang agak ribet, tapi jika kita sudah tahu kuncinya, ditanggung beres. Kuncinya adalah carilah tempat yg strategis. Strategis bisa jadi tempat yg ramai, dekat dg aktivitas warga, atau dekat sekolah, kantor dan kampus. Tapi urusan tempat acapkali mengecoh lho, makanya harus hati-hati. Sebab ada juga tempat yg berada di lokasi yg tidak ramai dan strategis, eh ternyata berjubel pengunjung. Lalu kuncinya apa? Tentu saja, jika itu rumah makan, pelayanan dan makanan yg menggugah selera pastilah kuncinya. Intinya jika kita sangat kesulitan menentukan tempat lokasi usaha, jangan gusar sebab Kita toh bisa menjual keunggulan lain yg kita miliki.
 Langkah lain yg bisa kita tempuh, yakni menciptakan strategi khusus ut menarik konsumen. Contohnya salah satu usaha Kuliner saya (Pentol Planet) yang ada di desa  kamulan,ada yang Unik jika anda sempatkan mampir ke tempat kami.MAKAN GRATIS SEPUASNYA BUAT YANG ULTAH HARI INI.
 
 6. ACTION,ACTION dan ACTION
 OK, kita sudah siap dg modal dan lahan usaha. Langkah berikutnya adalah siap membuka usaha. Jika kita pemula dan benar-benar masih ‘hijau’ tak perlu berkecil hati. Kita harus tetap optimis, atau jika Kita bisa, gandenglah mentor yg bisa membimbing dan mengawal selama masa-masa awal buka usaha. Di samping itu Kita perlu juga bergabung dengan komunitas2 pengusaha. Karena dg itu bisa mendapatkan bimbingan, saran, masukan scr berkesinambungan dg biaya yg ringan. Di samping jika mental sedang turun (negatif), peran mentor dan komunitas bisa menjadi sumber inspirasi dan pembangkit semangat.
 
 7.Semua ada Resikonya
 Kita  harus ingat sejak awal semua usaha berkait erat dg resiko.  Semakin usaha kita moncer dan dikenal luas, nama kita dipertaruhkan. Ibaratnya semakin tinggi pohon tentunya semakin kencang angin menerpa.
 Oleh sebab itu, Sampeyan harus selalu mengecek kemajuan bisnis kita. Jika menjumpai keadaan yg janggal, kita harus segera sigap.
 
 8. Jangan takut Dengan Kegagalan
 Dalam menyikapi kegagalan (menurut Fuad Muftie), seorang entrepreneur harus segera sadar dan bergerak cepat. Sebab, banyak pengusaha yg setelah sadar; ternyata bisnisnya telah jalan di tempat, atau malah kolaps. Nah (menurut Fuad Muftie) kegagalan tsb krn disebabkn bbrp hal, yakni sbb.:
 a. Tidak memisahkan antara keuangan pribadi dg keuangan bisnis/perusahaan. Ini penting bg pemula agar sejak awal memisahkan keuangan perusahaan dan keuangan pribadi. Pemilik berhak mengambil bagian dari penghasilan/keuntungan bisnis. Tapi jumlah dan cara pengambilannya harus jelas tersistem. Dan setelah itu jangan sampai mencampur uang pribadi dan uang perusahaan. Adanya jumlah uang yg tersisa dari bisnis/toko tidak selalu menunjukkan keuntungan perusahaan.
 b. Tidak adanya sistem yg baku. Bagi bisnis yg baru dirintis hendaknya mulai disiapkan sistemnya, shg jika mulai membesar, sistemnya sudah bagus. Dan kalau bisnis tidak berkembang, bisa dievaluasi sistem yg ada. Hendaknya dihindari sistem bisnis yg melekat pada pemiliknya; sehingga jika pemilik tidak ada/berhalangan, bisnis tidak ikutan berhalangan. Semakin kecil campur tangan pemilik dalam bisnisnya berarti semakin baik.
 c. Sistem perekrutan karyawan yg kurang bagus. Perekrutan karyawan yg bagus biasanya akan menghasilkan karyawan yg bagus juga. Contohnya: Jika ada orang yg meminta pekerjaan dan langsung diberi pekerjaan, maka ia akan merasa “gampang banget gitu loh”. Akan beda jika perekrutan melalui tahap seleksi. Kemudian setelah diperoleh karyawan, kita bilang “Selamat, anda diterima di perusahaan ini dan anda telah mengalahkan 100 orang saingan Kita!”. Tentu akan beda semangat kerjanya.
 
 9.Selalu Kreatif dan Perbanyak SEDEKAH

 Jika bisnis kita laris manis, itulah buah dari hasil kerja kita selama ini. Jangan kita merasa puas dulu, para kompetitor/pesaing sudah banyak bertebaran. Kita lengah sedikit, bisa saja bisnis kita mengalami kemacetan. Maka rajin-rajinlah melakukan manuver yg brilian. Misalnya, jika  kita berbisnis makanan, raciklah menu yg unik dan kenalkan menu2 baru yg beda dari biasanya, niscaya pelanggan tak bakal jemu. Cara lain, jika laba sudah “menggunung”, kepakkan sayap. Kita bisa membuka cabang di tempat lain dan bersiap-siaplah rupiah akan mengalir deras masuk ke kantong kita.Jangan lupa Banyak Sedekah Banyak rejeki,dengan memperbanyak sedekah insyaalloh Bisnis kita semakin Sukses.




Selamat Mencoba,tanpa mencoba maka kita tidak akan Tahu. salam sukses..oya..saya persilahkan juga mampir ke Web/ blog usaha saya

Insyaalloh kita bertemu di kota anda
 Semua artikel ini juga bisa anda liat beserta info yang lain dengan KLIK DISINI